contact
Test Drive Blog
twitter
rss feed
blog entries
log in

Monday, February 8, 2010

Saat itu, saya pulang dari sebuah acara di puncak dengan teman-teman pasca. Teman-teman saya yang lain sekitar jam 11.30 Wib telah pulang satu persatu dengan rombongan yang lain. dan saya masih menunggu teman saya yang masih beres-beres karena mau nebeng pulang... ke arah Cilandak (tadinya) hehe.....karena ngobrol terus dimobil, eh.... keterusan deh akhirnya tiba di dekat kostan ku daerah Kemang. Sadar atau tidak disadari, walaupun mungkin bagi teman saya itu aneh lha kok... tadi ngambil plang arah Pasar Minggu - Depok ya... ya wes lah... akhirnya sekalian ke arah kemang ... mungkin... tapi bagi saya itu membahagiakan, hehe, karena tidak perlu disambung naik bis dari cilandak,,, abisnya saat itu, ngatuk banget... bayangkan saja malam setelah acara puncak selesai jam 24.00 WIB, baru tidur jam 00.45 WIB, besok paginya sudah ada aktivitas Outbond ,, wuihh... mantabs deh... acaranya. acanya ini adalah acara rekreasi kelas kami, karena satelah satu tahun kami belajar bersama di UNJ trus karena mau pada nyusun tesis masing-masing dan perkuliahan di kelas juga sudah selesai sehingga intensitas pertemuan juga akan jarang jadi kami rekreasi kelas dulu, ya ,,, untuk mempererat silaturahmi gitu dech...

eiya.... sewaktu di mobil perjalanan dari Cipayung ke kemang Jakarta, teman saya ini bercerita banyak banget yang dapat di ambil hikmahnya.... luar biasa ceritanya...

berawal dari... meminta tolong untuk menawar harga ubi cilembu.... dan membantu memilihkan ubi cilembu. setelah itu, kami naik mobil lagi dan melanjutkan perjalanan. dan cerita... bahwa ubi cilembu ini adalah salah satu makanan kesukaannya Almarhum (adiknya teman saya, yang belum lama ini telah berpulang ke rahmatullah 13 Des 2009 di usia 26 th) . saya sengaja beli untuk diberikan kepada guru ngaji Almarhum....
trus saya bertanya : "masih terasa ya pak... sedihnya sampai sekarang ...?"
Bapak(teman saya): "iya... sungguh masih ingat dengan semua kenangan kami bersama, karena kami 4 bersaudara semuanya dekat, dan sejauh ini, kami sekeluarga belum mendapatkan ujian seberat ini. mungkin ini adalah ujian untuk keluarga kami ....

and then... saat itu,sabtu malam Almarhum jam 21.00 Wib masih berada di bengkel Jalak Motor yang merupakan bengkel miliknya yang belum lama dirintisnya sampai pukul 23.30 an,.... baru sampai di rumah. bertemu ibu dan setelah cium tangan dan kening ibu, Almarhum langsung pergi ke kamarnya.

waktu itu, saya pun baru pulang sekitar pukul 23 .30 an juga... parkir mobil sebentar... setelah itu.. masuk ke rumah dan mendengar Almarhum sedang berbicara di telepon dengan calon istrinya... karena kebetulan kamarnya bersebelahan dengan saya. saya turun lagi ke lantai bawah rumah untuk minum dulu,,, setelah itu saya naik lagi untuk masuk ke kamar dan saya gak ngeh... Almarhum masih ngobrol atau tidak, karena ngantuk, saya langsung tidur.

esoknya jam 5.30 Wib, saya sempat membuka pintu kamar adik saya dan melihat adik saya di bawah lantai dengan menyeder ke tempat tidur,,, pikir saya, mungkin ketiduran karena biasanya Almarhum dzikir di waktu sepertiga malam, baru setelah subuh Almarhum tidur lagi... saya pergi ke kampus untuk mengajar... dalam hati, kok tadi waktu buka kamar Almarhum perasaan saya hampa ya... tapi saya abaikan perasaan itu...

jam 10.30 Wib... saya pulang dari kampus, dan sewaktu parkir mobil, kakak saya yang pertama menyampaikan bahwa Almarhum telah meninggal. sektika kami ke kamarnya dan saya melihat posisi itu tidak berubah ketika jam 5.30 Wib tadi saya lihat.... masih sama persis posisinya...
jadi mungkin.... tadi pagi waktu saya lihat beliau telah.....

kakak ipar saya, karena berliau dokter memeriksa Almarhum dan memang telah wafat. kemungkinan telah lama, baru setelah itu keluarga saya cukup schok dengan kejadian ini. saya coba kontak teman-teman saya di FK UI dan ahli Forensik untuk menanyakan apakah harus diotopsi atau bagaimana... tapi Bapak, lebih memilih sudah tidak perlu diotopsi.. lebih cepat dimakamkan akan lebih baik.. karena diperkirakan jam 24.00 wafatnya....
akhirnya... tanpa diketahui penyebab meninggalnya,,, hanya berdasarkan perkiraan dari bukti fisiknya kemungkinan kena angin duduk atau serangan jantung (wallahualam). Almarhum setelah ashar dimakamkan dipemakaman keluarga di Cengkareng.

Sebelum meninggal, Almarhum sedang menelepon calon istrinya, dan ternyata obrolan itu terputus tiba-tiba pada waktu tengah malam itu... calon istrinya mengira Almarhum tertidur pada malam itu."

Subhanallah,,,, cerita itu.... sungguh mengisyaratkan bahwa kematian bisa datang kapan saja dan pada siapa saja... sudah seberapa siapkan kita... ketika menghadapi ajal yang menjemput kita?????

Semoga ini bisa menjadi cerita hikmah untuk kita semua.... Semoga Almarhum Imam Maliki, diterima amal ibadahnya, diampuni segala kekeliruannya dan ditempatkan di tempat yang mulia disisiNya... Amiin...

0
Thursday, February 4, 2010


Subhanallah, Alhamdulillah, Allahuakbar....

Alhamdulillah, tepat tgl 3 Februari 2010 (hari kemarin), usia saya dan usia saudara kembar saya genap 24 tahun. Alhamdulillah ya Rabb, Engkau telah memberikan usia hingga sampai usia 24 th ini dan semoga hamba diberikan usia yang panjang serta barokah yang diisi setiap harinya dengan ibadah dan amalan soleh.T erima kasih banyak kepada seluruh keluarga (khususnya Mamah, Kakek dan adik-adik ku) atas ucapan dan doa-doa yang khusus dipanjatkan untuk saya. terima kasih kepada semua teman-teman, rekan kerja, siswa-siswi dan semua orang yang telah mengucapkan dan mendoakan saya pada hari Rabu kemarin. Sungguh dalam keharibaanMu tak menyangka telah sekian tua menapaki kehidupan di bumi ini, mohon ampunanMu ya Rabb atas segala sikap, prasangka dan ucap yang khilaf bahkan jauh dari koridor aturanMu. Semoga kedepannya bisa menjadi hambaMu yang lebih baik lagi, bisa memanfaatkan waktu untuk beribadah kepadaMu ya Rabbul Izzati..

Tak kuasa membaca isi sms dan tulisan di wall fb yang mengucapkan selamat dan mendoakan saya.... tak henti2nya kebahagiaan di hari itu menyelimuti saya... karena merasa terharu dengan perhatian yang diberikan untuk saya dari orang-orang yang mencintai saya tulus karena Allah. Semoga doa-doa yang dipanjatkan untuk saya menjadi doa yang Allah kabulkan juga untuk semuanya, Amiin ya Rabbal Alamiin.

Semoga di usia ku yang ke 24 th ini, dapat terwujud pula segala harap, cita dan asa hamba. semoga Allah senantiasa meridhoi, merahmati dan mencintai saya, keluarga, teman-teman, rekan kerja dan semua muslimin muslimat di muka bumi ini... Aminn ya Rabbal Alaminn.

Resolusi di Usiaku yang ke 24 :
1. Menikah (semoga Allah memberikan jalan kemudahan Amiin. Walaupun belum tahu dengan siapa hehe... Tawakal saja, karena Allah lah yang akan memilihkan untuk hamba- hambaNya. Tiada daya dan kekuatan hamba, melainkan dengan pertolongan Allah SWT).
2. Prioritas keluarga (.........) Insya Allah, mudah-mudahkan dimudahkan segalanya.
3. Menyelesaikan studi S2, semoga bisa selesai di tahun ini, di semester ini, dan semoga ilmunya barokah serta dimudahkan segala urusan saya dalam menyelesaikan studi pasca ini.
4. Prioritas Amanah di tempat kerja
5. Resensi buku (everything subject), minimal 6 buku
6. Hafal Q S .......,......, ...
7. Always upgrade Ilmu Agama dan pengetahuan
8. Menulis min 1 buku .... mudah-mudahan, semoga tetap semangat... Amiin


Alhamdulillah
Wallahualam bisawab

0

Pages

Didedikasikan untuk Mamah Tercinta dan Alm Bapak, kaulah detak jantungku.... dalam setiap aliran nafasku.... kau lah segalanya untukku... Terimakasi yang tiada hingga untuk Mamah dan Alm Bapak

Followers